Pesona Abadi Gunung Bromo



Sebagaimana kawah Gunung Bromo terus aktif mengeluarkan asap putih, pesona dari gunung berapi yang eksotis ini juga terus memikat para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Terdapat empat pintu masuk ke area gunung yang terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini, yaitu melalui Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang. Setiap tahunnya, ribuan wisatawan asing dan ratusan ribu wisatawan domestik mengunjungi obyek wisata yang semakin populer ini. Keberadaan event berskala nasional seperti Jazz Gunung dan Bromo Marathon semakin meningkatkan pamor Gunung Bromo sebagai salah satu tujuan wisata unggulan 10 New Bali yang digalakkan pemerintah.

Pada umumnya para pengunjung datang ke Gunung Bromo pada dini hari, di mana para wisatawan sudah mulai berkumpul di Penanjakan Viewpoint sebelum fajar mulai menyingsing. Hal ini dikarenakan para pengunjung ingin menikmati keindahan alam saat matahari terbit di wilayah pegunungan Tengger. Meskipun sudah bersiap dengan jaket tebal, syal dan sarung tangan, dinginnya udara pagi di daerah ini masih cukup terasa. Karena itulah sinar matahari pagi menjadi sesuatu yang sangat dinantikan kedatangannya. Terlebih saat kabut yang menyelimuti di sekitar Gunung Bromo mulai hilang dan tampaklah panorama pegunungan yang selama ini banyak kita lihat di foto-foto dan kartu pos.

Setelah itu rombongan kendaraan khusus 4x4WD membawa pengunjung turun ke Lautan Pasir untuk mengunjungi deretan spot yang menarik seperti Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies atau Pura Luhur Poten di kaki Gunung Bromo. Para wisatawan juga dapat menyewa kuda (atau berjalan) ke kaki Gunung Bromo untuk melanjutkan pendakian 250 anak tangga ke puncak kawah Gunung Bromo. Memang ini bukan hal yang mudah, tapi dengan semangat untuk sepenuhnya menikmati keindahan yang ditawarkan oleh Bromo, banyak dari para pengunjung yang berusaha untuk mencapai puncaknya.

Setibanya di puncak memang menjadi kelegaan tersendiri walaupun kita harus tetap berhati-hati dikarenakan jalan setapak di bibir kawah cukup sempit dan hanya dibatasi pagar kecil di tepi kawah. Sementara para pengunjung bergerombol, kawah Gunung Bromo terus mendesis sambil mengeluarkan asap putih tebal. Benar-benar merupakan momen untuk merenungkan betapa indah dan kayanya negara kita ini. Sebagaimana bisa dilihat sendiri dari situs Nusaku.id ini, betapa banyaknya tujuan wisata lokal yang ada di Indonesia ini hingga sekarang tinggal bagaimana kita mengembangkan potensinya dan menjaga kelestariannya.

Comment

082113176505 (helpdesk)
contact@nusaku.id
nusaku.id
Copyright 2017 Nusaku.id